Widget HTML Atas

Tak Kapok Mendekam di Balik Jeruji Besi Gegara Menikahi Gadis 12 Tahun, Syekh Puji Kembali Nikahi Bocah 7 Tahun, KPAI Sebut Hukuman Kebiri Menanti

Syekh Puji dikabarkan menikah lagi dengan gadis 7 tahun


Didampingi oleh Tim Khusus KPAI perwakilan Jawa Tengah di Semarang dalam waktu dekat akan menindaklanjuti laporan tersebut bahkan menangkap dan menahannya," ujar Arist, sspert dikutip Sosok.ID dari Tribun Manado.
Adapun, Syekh Puji mengaku telah menikahi gadis 7 tahun itu pada 2016 lalu.
Namun, ia baru dilaporkan ke Polda Jatim pada 2020.
Tapi hingga kini laporan tersebut masih belum ada perkembangan.

Diketahui, orang yang melaporkan adalah anggota keluarga Syekh Puji sendiri.
Yakni, Wahyu Dwi Prasetyo, Apri Cahaya Widianto dan Joko Lelono.
Wahyu, melalui keterangan tertulis yang mewakili keluarga besarnya, menolak langkah Syekh Puji untuk menikahi anak di bawah umur.
Wahyu menyatakan tidak setuju dengan perbuatan asusila Syekh Puji karena menikahi gadis di bawah umur dan mengatakan "kowe saiki wes dadi bojoku" (kamu sekarang sudah menjadi istri saya) pada korban.

Saat ini Arist telah mengirim pendamping hukum dan tim advokasi Komnas Perlindungan Anak perwakilan Jawa Tengan di Semarang, Heru Budhi Santoso untuk mengawal kasus ini.
"Menurut penyidik, perkaranya masih dalam tahap penyelidikan bahkan penyidik mengaku masih mengaku kesulitan mendapatkan bukti," terang Arist.
Namun, dalam waktu dekat Arist berjanji pihaknya akan segera membawa bukti-bukti ke Polda Jawa Tengah.
"Kami sudah mengumpulkan banyak bukti dari keluarga untuk kami bawa sebagai alat bukti kepada Direskrimum Polda Jawa Tengah," ujar Arist.

"Pada intinya tidak ada kata kompromi apalagi kata damai bagi Komnas Perindungan Anak atas kejahatan seksual yang dilakukan terhadap anak.
"Itu juga merupakan komitmen Polda Jawa Tengah, sekalipun pandemik Corona belum berlalu kasus ini terus kami,"