Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pedagang Ecer Ini Ditangkap, Karena Jual LPG 3KG Terlalu Mahal Padahal Harga Modal Hanya Rp.18 Ribu


Pria berinisial A ini membeli elpiji 3 kilogram bersubsidi dari pengecer seharga Rp18 ribu, lalu menjualnya kembali ke konsumen seharga Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per tabung, padahal tidak memiliki izin perdagangan elpiji bersubsidi.

Atas dasar itu, Satuan Reskrim Polres Sigi menangkapnya, tepat saat tersangka mengangkut sekitar 115 tabung elpiji bersubsidi itu dengan sebuah kendaraan pickup di Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru pada 15 Agustus 2020 lalu.

Kapolres Sigi AKBP Yoga Priyahutama dalam keterangannya di Mapolres Sigi, Senin (31/8/2020) menjelaskan, tersangka A tersebut membeli dari sejumlah pengecer lalu menjualnya kembali.

“Tersangka membeli secara eceran dari satu pengecer ke pengecer lainnya hingga jumlahnya mencapai 115 tabung lalu dijual kembali ke wilayah-wilayah tertentu dengan harga antara Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per tabung,” sebut Kapolres Yoga.

Dari pengakuan tersangka diketahui bahwa modus perdagangan elpiji bersubsidi itu telah dilakukan dalam kurun waktu tiga bulan terakhir ini.

Selain menahan tersangka, Sat Reskrim Polres Sigi juga menyita 115 tabung elpiji bersubsidi yang masih berisi dan sebuah kendaraan pickup yang digunakan tersangka.

Kapolres menyebutkan, perdagangan terhadap elpiji bersubsidi, yakni gas berukuran 3 kilogram harus dilengkapi dengan surat izin perdagangan sebagaimana ketentuannya. Mengabaikan ketentuan itu termasuk perbuatan pelanggaran dan patut ditindak.

Tersangka yang kini ditahan di Mapolres Sigi dijerat dengan pasal 106 Jo Pasal 24 Ayat (1) UU No. 7 tahun 2014 tentang Perdagangan.

Sumber : beritapalu.com/2020/08/31/beli-dari-pengecer-rp18-ribu-jual-kembali-seharga-rp35-ribu-pedagang-elpiji-3-kg-ini-ditangkap