KOMENTAR DI BAGIAN BAWAH SEKALI

Kejar Pelaku Jambret, Polisi Ini Malah Dipukul Warga Hingga Masuk IGD



Kapolrestabes Palembang menjenguk Bripka Muhammad Reza terbaring lemah di ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD Bari Palembang, Kamis

Bripka Muhammad Reza, seorang anggota polisi di Palembang tak menyangka bakal menjadi korban salah sasaran dari warga.

Bripka Reza dipukul warga saat mengejar pelaku jambret yang lari ke arah permukiman.

Anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang ini terbaring lemah di ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD Bari Palembang,

Reza menceritakan, ia baru saja berjibaku mengejar pelaku jambret yang kerap meresahkan warga di Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Palembang.

Namun saat pelaku hampir diraih, Bripka Reza malah ikut dihajar warga karena sempat dikira rekan pelaku jambret.

Ia menjelaskan, saat itu sedang berpatroli di Jalan Jenderal Sudirman pada Kamis siang sekitar pukul 13.00.

Polisi yang memang sedang mencari pelaku jambret bernama Ebot.

Ia saat itu melihat Ebot saat sedang bersama seorang pelaku jambret lainnya di Monpera.

Melihat ada petugas, pelaku Ebot lari ke arah Bundaran Air Mancur (BAM) dan berlari ke atas jembatan Ampera.

Sementara rekannya berinisial RK melarikan diri ke arah Jalan Merdeka.

"Dia (Ebot) lari ke arah bundaran air mancur dan dia lari ke atas jembatan Ampera," kata Bripka Reza saat dijenguk Kapolrestabes Lalembang, Kombes Pol Anom Setyadji di Instalasi Gawat Darurat RSUD Bari, Kamis.

Petugas ketika itu berpencar dan Bripka Reza adalah anggota yang paling terjangkau dengan pelaku Ebot.

Bripka Reza lalu mengejar pelaku ke atas jembatan Ampera.

"Di atas jembatan Ampera, pelaku ini naik angkot ke seberang ulu. Saya nyetop ojek dan mengejar pelaku ini," ujar Reza.

Sampai di seberang ulu, pelaku turun dari angkot dan masuk ke Lorong Sabar, 8 Ulu, Jakabaring.

Bripka Reza pun mengejar pelaku yang masuk ke pemukiman warga itu.

Melihat ada kejar-kejaran, warga di Lorong Sabar ikut mengejar pelaku.

Begitu pelaku dapat, warga yang emosi lalu menghajar pelaku bahkan ada yang menggunakan senjata tajam.

Pelaku pun dibacok menggunakan pisau dan parang oleh warga.

"Saya lihat pelaku sudah mulai nyerah dan dia dihajar warga, malahan banyak warga bawa parang membacok pelaku ini," ungkap Reza.

Pelaku yang bersimbah darah karena mengalami luka di sekujur tubuh, akhirnya dapat diselamatkan dari amukan warga.

"Awalnya warga mengira saya temannya pelaku ini dan saya sempat ikut dipukul. Saya teriak 'woy! Saya polisi'. Baru setelah itu bubar dan pelaku ini berdarah-darah tapi masih selamat," kata Reza dalam kondisi hidung dipasang selang oksigen ini.

Pelaku beserta Bripka Reza pun mendapat perawatan di RSUD Bari.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji yang menjenguk Bripka Reza mengapresiasi keberanian anak buahnya itu.

"Ini bagian dari risiko Polri dalam memberantas kejahatan. Alhamdulillah, anggota kami baik-baik saja dan tidak kurang suatu apapun. Ini kerja yang bagus dan teladan untuk anggota yang lain," kata Anom.

Polisi kini sedang melakukan pengembangan untuk memburu satu pelaku jambret lainnya yang sangat meresahkan warga.

"Kami sudah mengantongi identitas seorang pelaku lainnya dan kami segera menangkap pelaku," kata Anom menegaskan.

Sumber: sumsel.tribunnews.com/amp/2020/09/24/kejar-pelaku-jambret-polisi-di-palembang-malah-ikut-dipukul-warga-hingga-masuk-igd-rumah-sakit

BAGIKAN SEGERA WhatsApp

Posting Komentar