Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Izin Cari Jam Tangan Tinggal, Kakek Ini Ternyata Goyang Tetangganya


 Syamsi alias Ompong, warga Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, dituntut jaksa dengan pidana penjara selama delapan tahun. Tersangka didakwa memerkosa tetangganya hingga hamil lima bulan.


Hal itu terungkap dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu, 14 Oktober 2020. Jaksa Desmila Sari dalam tuntutannya menyatakan terdakwa telah melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa korban melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain.


Perbuatan terdakwa, kata Jaksa, sebagaimana diatur serta diancam pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 01 Tahun 2016 tentang perubahan Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.


"Meminta majelis hakim menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Syamsi alias Ompong dengan pidana penjara selama delapan tahun penjara," ujarnya.


Selain pidana badan, terdakwa juga diwajibkan membayar denda Rp1 miliar. Jika tidak sanggup membayar, diganti pidana penjara enam bulan penjara.


Jaksa menjelaskan perbuatan terdakwa berawal pada Maret 2020, saat itu korban datang ke rumah terdakwa dengan maksud mengambil beras bantuan dari wihara. "Korban saat itu melihat terdakwa hanya seorang diri dan menyuruhnya masuk sambil menunggu terdakwa selesai menjemur pakaian," katanya.


Setelah itu, terdakwa menyuruh korban mengambil beras di dapur rumahnya. Namun, saat korban hendak mengambil beras, terdakwa menyeret ke dalam kamarnya lalu mendorong hingga terjatuh ke atas kasur. 


Kemudian terdakwa menyuruh korban membuka celananya, tapi ditolak. Lalu terdakwa mengancam sambil memegang kayu dengan berkata, “Buka kalau gak saya gebuk," kata Jaksa.