Setelah Terima Telpon dari Selingkuhan, Suami di Palembang Tarik dan Seret Istri di Aspal

Posting Komentar

Setelah Terima Telpon dari Selingkuhan, Suami di Palembang Tarik dan Seret Istri di Aspal

Kamis, 15 Oktober 2020 17:43


TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Ot (41 tahun) mendapat perlakuan yang menyakitkan dari suaminya

Pria yang sudah hidup bersamanya selama 18 tahun itu tegas menarik dan menyeretnya di aspal.

Tidak tahan lagi atas perlakuan yang diterimanya, Ot melaporkan sang suami ke Polrestabes Palembang, Kamis (15/10/2020).

Diceritakannya, penganiayaan itu diterima Ot saat tidak sengaja bertemu dengan selingkuhan suaminya.

Ia saat itu berniat mengingatkan selingkuhan suaminya untuk tidak lagi menganggu keluarganya.

Bukannya membela, suaminya malah marah.

Ot langsung ditarik dari motor, dan terseret di aspal.

Korban saat itu berteriak minta ampun.

Akibat perbuatan itu. Ot mengalami luka lecet dan memar di kaki kanan.

Kejadian tersebut terjadi Jalan Mayor Zen, Kelurahan Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni Palembang, Rabu (14/10/2020) pukul 18.00 WIB.

"Saat itu saya turun dari motor dan menyetopkan motor selingkuhan suami saya. Saya tidak tahu siapa namanya."

"Kemudian saat saya beritahu baik-baik perempuan itu langsung menelpon suami saya untuk mendatangi TKP," ujar Ot, warga Jalan Irigasi, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Sematang Borang Palembang, Kamis (15/10/2020).

Tiba-tiba suami korban berinisial Mh mendatangi TKP.

"Suami saya datang bukannya membela saya, melainkan memarahi saya kemudian menarik badan dan menyeret saya ke aspal hingga beberapa meter."

"Bukan hanya saya namun anak saya yang masih kecil yang ada di TKP ikut jadi korban keganasan suami saya yang akibatnya anak saya mengalami sakit di badannya dan nangis di TKP," katanya.

Korban mengetahui suaminya berselingkuh sudah tiga kali.

"Kami sudah berumah tangga kurang lebih 18 tahun dan memiliki tiga orang anak. Dan saya sudah tiga kali memergoki dia selingkuh, bukannya berubah dia malah tambah jadi," bebernya.

Korban yang sudah tidak tahan lantas melaporkan kejadian Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang.

"Harapan saya agar dia dapat bertanggungjawab atas apa yang diperbuatnya. Karena saya benar-benar tidak terima dan tidak tahan lagi sama ulahnya," tutupnya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene membenarkan adanya laporan polisi terkait Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami korban.

"Laporan sudah diterima oleh unit piket SPKT kita, selanjutnya laporan korban diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Palembang untuk ditindak lanjuti," tutupnya.

Penulis: Pahmi Ramadan

Editor: Wawan Perdana

Sumber lengkap:

https://sumsel.tribunnews.com/2020/10/15/setelah-terima-telpon-dari-selingkuhan-suami-di-palembang--dan-seret-istri-di-aspal?page=all

BAGIKAN SEGERA WhatsApp

SARAN DARI KAMI

Posting Komentar