Tak Kunjung Dapat Naskah Asli UU Cipta Kerja, Faksi PKS Layangkan Surat ke Baleg DPR

Posting Komentar

Tak Kunjung Dapat Naskah Asli UU Cipta Kerja, Faksi PKS Layangkan Surat ke Baleg DPR

Sabtu, 10 Oktober 2020 11:55 WIB


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - UU Cipta Kerja yang disahkan melalui rapat paripurna DPR pada Senin (5/10/2020) hingga kini belum ada kejelasan mengenai naskah aslinya.

Fraksi PKS DPR RI resmi melayangkan surat ke Badan Legislasi (Baleg) DPR RI mempertanyakan naskah asli UU Cipta Kerja.

"Fraksi PKS telah menyampaikan secara tertulis untuk minta mana sesungguhnya draf yang sudah diketok di paripurna agar meminimalisir terhadap perbedaan-perbedaan dan kesalahpahaman," kata anggota DPR fraksi PKS Bukhori Yusuf dalam diskusi Polemik bertajuk 'Pro Kontra UU Cipta Kerja', Sabtu (10/10/2020).

Bahkan, lanjut Bukhori, sebelum disahkan di rapat paripurna, PKS melihat tidak ada draf akhir RUU Cipta Kerja saat pengambilan keputusan Tingkat I, pada Sabtu (3/10/2020).

Menurut Bukhori, simbolisasi penandatanganan draf RUU Cipta Kerja saat itu tidak dapat dibenarkan lantaran tidak ada draf akhir.

"Artinya pembahasan Panja (Panitia kerja) antara pemerintah dengan DPR maka sesungguhnya sebenarnya kami tidak melihat adanya suatu draf RUU yang sudah ditandatangani. Padahal jelas dalam pasal 163 dalam tatib DPR itu menegaskan bahwa salah satu agenda di dalam rapat pengambilan keputusan pada akhir Panja di Tingkat I itu harus adanya draf yang ditandatangani oleh masing-masing fraksi," ucapnya.

Adapun DPR telah mengesahkan RUU Cipta Kerja menjadi UU pada Rapat Paripurna Senin (5/10/2020).

Dalam rapat itu, terdapat dua fraksi yaitu PKS dan Demokrat menolak pengesahan Omnibus Law Cipta Kerja.

Penulis: chaerul umam

Editor: Johnson Simanjuntak

BAGIKAN SEGERA WhatsApp

SARAN DARI KAMI

Posting Komentar